Selama Euro, Polisi Ukraina Diminta Lebih 'Lunak'

Polisi Ukraina,Ukraina,Piala Eropa 2012
Beritagilabola.info Kiev - Polisi Ukraina acap dituding berlebihan dalam menunaikan tugasnya. Untuk itu, kepolisian di negara tersebut diminta untuk bertindak lebih toleran dan lunak di gelaran Piala Eropa 2012 mendatang.

Ukraina, negara tuan rumah Euro 2012 bersama Polandia, diprediksi akan kedatangan sekitar 700 ribu suporter sepakbola dari penjuru dunia yang berniat menyasikan pertandingan-pertandingan di empat kota besar Ukraina--Kiev, Lviv, Kharkiv, dan Donetsk.

"Kami harap polisi kami akan berorientasi kepada pelayanan dan lebih bertoleransi kepada para suporter. Kami sudah beberapa kali menyatakan harapan itu kepada kolega kami di Kementerian Dalam Negeri," kata Direktur Euro 2012 di Ukraina, Markian Lubkivsky, di Reuters.

Permintaan itu bukan tanpa alasan. Selain karena citra kepolisian Ukraina yang kurang bagus, menurutnya pertandingan-pertandingan yang dihelat di negara itu pun memiliko risiko gangguan keamanan yang kecil.

"Kami belum mendapatkan indikasi apapun dari kepolisian maupun dari petugas keamanan yang membuat kami harus merisaukan faktor keamanan di stadion-stadion atau di Ukraina," kata Lubkivsky.

Sejauh ini, organisasi hak asasi manusia kerap menuding polisi Ukraina seringkali menggunakan tindakan berlebihan dalam menghadapi tersangka. Amnesty International pun telah mengimbau Ukraina untuk mengadopsi aturan yang bisa mengerem potensi kekerasan dari polisi selama gelaran Euro.

"Jika situasi masih seperti ini, fans yang mendatangi Euro 2012 berada di bawa ancaman tindak kekerasan dari polisi," kata pengampanye Amnesty International di Ukraina, Max Tucker, pada bulan ini.

Kelompok suporter di Ukraina juga telah memberi peringatan kepada para suporter asing dan menuding kepolisian di negara tersebut telah menggunakan senjata kejut listrik terhadap para suporter dalam partai liga di Donetsk bulan ini.

"Mereka (polisi) sudah menggunakan fitur baru selain hukuman ilegal, denda, sanksi, dan kekerasan polisi. Fitur baru ini adalah siksaan kejut listrik," tulis kelompok itu di situsnya.

"Suporter Ukraina sudah diperlakukan seperti itu dan pengunjung Euro 2012 ada di antrian berikutnya. Jadi para tamu yang budiman, lupakan hak asas Anda, ini bukan Eropa, ini Euro 2012," lanjut mereka.

Di Euro 2012 mendatang, Ukraina rencananya akan mengerahkan sekitar 23 ribu polisi yang kini juga sudah memberikan jaminan keamanan dan perlindungan, tanpa menggunakan kekerasan.

"Dengan setia kami akan memberikan seluruh bantuan kepada para penduduk kami dan juga orang asing. Kami paham bahwa citra Ukraina juga bergantung kepada kami," tegas juru bicara polisi Volodymyr Polishchyuk
Sumber: detiksport

Related Posts by Categories

Copyright 2011 Berita Gila Bola.
SEO by Jasa SEO ONE. Supported Gosip Artis Terkini | Berita Bola | Agen Bola | Agen Bola | Bola Tangkas | Bola Tangkas | Agen Bola | Judi Bola | Judi Online | Agen Bola | Jasa Pembuatan Website | Cream Walet | Sablon Digital | Pengobatan Alternatif | Xamthone | Jual Marmer | Kasur | Cara Memperbesar Payudara | Jual Genset | Poker Chips | Cara Membuat Website | Rental Mobil di Medan | Wisata Pulau Tidung | Pulau Tidung | Wisata Pulau Tidung | Pulau Tidung | Wisata Pulau Tidung | Pulau Tidung | Jasa Pembuatan Website | Produk Olive Oil | Brisbane Indonesia Groceries | Cara Meninggikan Badan | Shampo BSY Noni | Peluang Bisnis Oriflame | Peluang Bisnis Oriflame | Free Music Downloads | Jadwal Liga Inggris | Resep Kue Kering Lidah Kucing | Sitemap | Thanks to Google